Panduan Arkipedia

Marketplace & Cek Rekam Jejak — dari member ARKI, untuk member ARKI

Buka di HP: arkipedia.id

Bagian A — Dasar Pemakaian

Masuk, lihat iklan, dan pasang iklan sendiri.

1

Masuk Pertama Kali

Ketik Nomor HP Anda (yang terdaftar di ARKI) → tekan Lanjut. Karena baru pertama, Anda diminta Buat Password: ketik password bebas yang mudah diingat, ulangi sekali lagi, lalu tekan Simpan & Masuk.

Ingat password ini untuk masuk berikutnya
2

Masuk Berikutnya

Ketik nomor HP → Lanjut → masukkan passwordMasuk.

3

Lihat-lihat Iklan

Di halaman utama ada semua iklan (Kost, Barang, Jasa). Saring pakai tombol kategori, pilih kota, atau ketik di kolom cari. Tekan sebuah iklan untuk melihat detail. Foto bisa ditekan untuk diperbesar — geser kiri/kanan untuk melihat foto lain.

4

Hubungi Penjual

Di dalam iklan, tekan tombol hijau Hubungi via WhatsApp. Chat WhatsApp ke penjual langsung terbuka dengan pesan yang sudah terisi otomatis.

5

Pasang Iklan Sendiri

Tekan + Pasang Iklan Saya. Pilih kategori, isi judul, harga, kota, dan keterangan. Tambahkan foto (boleh beberapa sekaligus) — foto pertama menjadi sampul iklan. Tekan Terbitkan Iklan, iklan Anda langsung tayang.

6

Memperbaiki / Menghapus Iklan

Buka iklan Anda sendiri → di bawah ada tombol Edit Iklan dan Hapus. Lewat Edit, Anda bisa membetulkan tulisan, menambah/menghapus foto, atau memilih foto sampul (tombol ★ Jadikan Sampul), lalu Simpan Perubahan.

7

Lupa Password?

Hubungi admin ARKI (Pak Andi / Rino) untuk direset. Setelah direset, Anda tinggal membuat password baru saat login lagi.

Tips: simpan Arkipedia di layar depan HP Di Android: buka menu browser (titik tiga) → Tambahkan ke layar Utama. Di iPhone: tombol BagikanTambah ke Layar Utama. Nanti muncul ikon Arkipedia seperti aplikasi biasa.
Halaman 1 dari 4  ·  arkipedia.id

Bagian B — Cek Rekam Jejak

Cek dulu sebelum menerima penyewa baru, penjaga kos, kontraktor, atau supplier.

Apa ini? Tempat sesama anggota ARKI saling berbagi pengalaman buruk dengan penyewa atau mitra usaha, supaya kejadian yang sama tidak menimpa anggota lain. Hanya bisa dipakai anggota yang sudah terverifikasi, tidak bisa dilihat masyarakat umum maupun mesin pencari seperti Google.
8

Mengecek Seseorang

Di halaman utama, tekan tombol 🔎 Cek Rekam Jejak. Ketik nomor HP atau nama orang yang ingin dicek, lalu tekan 🔍 Cek Sekarang. Kalau ada catatan, akan muncul daftarnya — tekan salah satu untuk membaca ceritanya.

Tidak ada hasil = belum ada anggota yang melaporkan orang tersebut

Yang Anda lihat saat mengecek:

Bisa dilihatNama, kota, jenis masalah, cerita kejadian, tanggal, nilai kerugian, foto orangnya, dan nama anggota yang melaporkan.
Sebagian disamarkanNomor HP hanya tampil sebagian, contoh 0812****030.
Tidak bisa dilihatFoto KTP dan bukti lain. Itu terkunci dan hanya bisa dibuka pengurus ARKI untuk pemeriksaan.
TercatatSetiap pencarian dicatat sistem beserta nama pencarinya. Ini untuk mencegah penyalahgunaan.
Dilarang keras Menyebarkan isi, foto, atau tangkapan layar dari Cek Rekam Jejak ke luar keanggotaan ARKI — termasuk ke grup WhatsApp umum atau media sosial. Pelanggaran bisa berujung pencabutan hak akses sampai pemberhentian keanggotaan.
9

Melaporkan yang Bermasalah

Tekan + Laporkan yang bermasalah, lalu isi: jenis yang dilaporkan, nama lengkap sesuai KTP, nomor HP, kota, tanggal kejadian, judul singkat, nilai kerugian (boleh dikosongkan), dan kronologi kejadian (minimal 30 huruf).

10

Melampirkan Bukti

Ada tiga jenis lampiran, dan tandanya menjelaskan foto itu nanti dilihat siapa:

📄 Foto KTP (wajib)🔒 Disimpan rahasia. Anggota lain tidak bisa melihatnya sama sekali. Nomor NIK wajib disensor — lihat langkah 11.
📷 Foto orang (wajib)👁 Ditampilkan ke anggota lain, dengan tanda air berisi nomor anggota yang sedang melihat. Pakai foto wajah yang jelas dan wajar — bukan foto yang mempermalukan.
📎 Bukti lain (boleh kosong)🔒 Disimpan rahasia. Misalnya tangkapan layar percakapan, kuitansi, atau surat perjanjian. Maksimal 6 file.
Halaman 2 dari 4  ·  arkipedia.id

Bagian B — Lanjutan

Menyensor KTP, aturan menulis, dan apa yang terjadi setelah laporan dikirim.

11

Menyensor Nomor KTP

Begitu foto KTP dipilih, alat sensor muncul otomatis. Usapkan jari di atas 16 digit NIK sampai tertutup kotak hitam. Kalau hasilnya kurang pas:

Kotaknya melesetTekan lalu geser kotak hitamnya ke posisi yang benar.
Kotaknya salahKetuk sekali kotak itu untuk menghapusnya.
Ingin membatalkanTekan ↩️ Batal 1 kotak — bisa berkali-kali, mundur satu per satu.
Ingin mulai dari nolTekan 🗑️ Ulangi semua (masih bisa dibatalkan dengan tombol Batal).

Kalau sudah tertutup rapat, tekan ✂️ Simpan & Lanjut.

Sensor dibakar permanen ke dalam foto — tidak bisa dikelupas siapa pun, termasuk pengurus
Kenapa NIK wajib ditutup? Nomor KTP yang bocor bisa dipakai orang untuk mengajukan pinjaman online dan membuka rekening atas nama orang lain. Jangan sampai itu terjadi gara-gara laporan Anda.
12

Aturan Menulis — Ini yang Paling Penting

Tulis fakta: tanggal, nominal, apa yang terjadi. Jangan menulis makian atau penilaian.

✅ BENAR “Menunggak sewa 3 bulan senilai Rp3.200.000. Meninggalkan kamar pada 12 Mei 2026 tanpa pemberitahuan. Kunci tidak dikembalikan.”
❌ SALAH “Penipu, tukang bohong, hati-hati semua!”
Kalimat seperti ini bisa menyeret Anda sendiri ke pasal pencemaran nama baik. Isi laporan adalah tanggung jawab penuh anggota yang menulisnya — Arkipedia hanya menampung.
13

Setelah Dikirim

Laporan tidak langsung tayang. Pengurus ARKI memeriksa kelengkapan bukti dan cara penulisannya lebih dulu, biasanya dalam 3 hari kerja. Kalau disetujui, laporan baru bisa ditemukan anggota lain.

14

Kalau Masalahnya Sudah Beres

Kalau utangnya sudah dibayar atau sudah damai, buka laporan Anda lalu tekan ✅ Tandai sudah selesai / sudah dibayar dan tulis catatan singkat, misalnya “sudah dilunasi 20 Maret 2026”.

Laporan tetap ditampilkan dengan penanda “sudah selesai”, tidak dihapus diam-diam — supaya adil bagi kedua belah pihak. Ini kewajiban pelapor, bukan pilihan.

15

Kalau Ada yang Keberatan

Orang yang dilaporkan berhak mengajukan keberatan ke pengurus ARKI. Laporan yang dikeberatani akan dinonaktifkan paling lama 1×24 jam selama diperiksa. Pengurus meminta keterangan kedua pihak dan memutus paling lama 14 hari. Kalau keberatannya beralasan, laporan dihapus permanen; kalau tidak, laporan dipulihkan.

Ingat tujuannya Cek Rekam Jejak dibuat sebagai peringatan dini antar-anggota, bukan alat menghukum, mempermalukan, menagih, atau memblokir hak seseorang untuk menyewa dan berusaha. Pakai dengan bijak.

Jika ada kendala, tanyakan di grup ARKI.
Halaman 3 dari 4  ·  arkipedia.id

Bagian C — Kos Penuh, Daftar Tunggu & Naikkan Iklan

Supaya iklan Anda selalu jujur soal ketersediaan kamar, dan tidak tenggelam di urutan bawah.

1

Kalau Kamar Sedang Penuh

Buka iklan kos Anda → tekan 🔴 Tandai Kosnya Penuh. Iklan Anda tidak dihapus dan tidak disembunyikan — hanya diberi cap PENUH dan turun ke urutan bawah, supaya pencari kos tidak menghubungi Anda percuma.

Cukup satu kali tekan, tidak perlu mengubah apa pun
2

Kalau Ada Kamar Kosong Lagi

Tekan 🟢 Tandai Ada Kamar Lagi. Cap PENUH langsung lepas dan iklan Anda kembali ke urutan biasa.

Penting: cap PENUH tidak lepas sendiri Sistem tidak pernah mencabutnya otomatis. Di iklan tertulis umurnya — misalnya “PENUH · 12 hari” — dan itu terlihat semua orang. Kos yang bercap penuh berbulan-bulan akan ditinggalkan pencari, dan tidak bisa dinaikkan ke atas selama capnya terpasang.
3

Menaikkan Iklan ke Urutan Atas

Iklan lama pelan-pelan turun karena tertimpa iklan baru. Untuk menaikkannya, buka iklan Anda → tekan ✅ Masih Ada Kamar — Naikkan Iklan.

Bisa dipakai sekali dalam 24 jam
4

Kalau Tombolnya Berubah Jadi Hitung Mundur

Kalau tertulis “⏳ Bisa dinaikkan lagi 14 jam lagi”, berarti iklan itu baru saja Anda naikkan. Tombolnya tidak rusak — tinggal tunggu sampai waktunya habis.

Kenapa dibatasi sekali sehari? Supaya urutan iklan tidak jadi ajang rebutan. Kalau tanpa batas, yang muncul di atas bukan kos yang benar-benar kosong, melainkan pemilik yang paling sering membuka aplikasi. Dengan dibatasi, urutan atas berisi kos yang baru saja dipastikan masih ada kamarnya — dan itu yang berguna buat pencari.
5

Daftar Tunggu — Saat Kos Anda Penuh

Ketika kos Anda bercap PENUH, pencari kos yang tetap berminat bisa menekan 🔔 Kabari Saya Kalau Ada Kamar Kosong dan meninggalkan nama serta nomor WhatsApp-nya. Mereka tidak perlu punya akun ARKI — cukup mengisi dua kolom.

Calon penyewa tidak hilang walau kamar sedang penuh
6

Melihat & Menghubungi yang Menunggu

Di iklan Anda akan muncul 👥 3 orang menunggu — lihat daftar. Tekan untuk membuka daftarnya, lengkap dengan urutan siapa yang mendaftar lebih dulu. Di sebelah tiap nama ada tombol 💬 Kabari — sekali tekan, WhatsApp langsung terbuka dengan pesan yang sudah disiapkan.

Begitu ada kamar kosong, kabari dari yang paling atas
7

Saat Anda yang Sedang Mencari Kos

Di halaman daftar iklan ada centang “Sembunyikan yang penuh”. Centang itu kalau Anda hanya ingin melihat kos yang kamarnya masih tersedia.

Nomor pengantre aman Nama dan nomor WhatsApp orang yang masuk daftar tunggu hanya bisa dilihat oleh pemilik iklan itu sendiri. Tidak tampil ke publik, tidak terlihat anggota lain, dan jumlah pengantre pun tidak ditampilkan ke pengunjung.
Halaman 4 dari 4  ·  arkipedia.id
⬇️ Unduh versi PDF (untuk dicetak / dibagikan)